Minggu, 07 Februari 2016

Cara melakukan Offset pada Autocad

Cara melakukan Offset pada Autocad

ketika kita mengunakan Auto CAD, kita mengenal istilah offset yang artinya instruksi untuk menciptakan sebuah objek gambar yang sejajar dan menyerupai objek yang telah ditentukan dengan jarak yang telah kita sesuaikan. seperti gambar dibawah adalah tampilan perintah offset
















caranya sebagai berikut :
1. klik menu modify > Offset atau klik icon offset pada menu tollbars atau bisa juga dengan mengetikkan o atau offset pada jendela perintah (command prompt).
2. Ketik jarak offset, misalnya 1 kemudian Enter.
3. Klik kiri objek
4. Klik kiri kedalam
5. Klik kiri objek
6. Klik kiri keluar





Kode-Kode diatas akan ditampilkan pada jendela command prompt
Command: _offset
Current settings: Erase source=No Layer=Source OFFSETGAPTYPE=0
Specify offset distance or [Through/Erase/Layer] <Through>: 1
Specify point on side to offset or [Exit/Multiple/Undo] <Exit>:
Select object to offset or [Exit/Undo] <Exit>:
Specify point on side to offset or [Exit/Multiple/Undo] <Exit>:
Select object to offset or [Exit/Undo] <Exit>: exit
Polygon (warna putih) sebelah kiri menunjukkan Gambar sebelum di offset, Polygon sebelah kanan menunjukkan gambar setelah di offset kedalam (warna merah) dan keluar (warna kuning).

Sabtu, 06 Februari 2016

MENENTUKAN SKALA CETAK AUTOCAD

Cara MUDAH menentukan Satuan dan Skala Cetak di AutoCAD


Cara MUDAH menentukan Satuan dan Skala Cetak di AutoCAD


Artikel berikut ditujukan bagi teman-teman yang masih sedikit bingung dengan satuan dan skala yang ada dalam AutoCAD.
Dalam urusan satuan dan skala pasti tidak terlepas dari namanya ukuran, apakah itu mm, cm, m dan lain sebagainya.

UNIT di AutoCAD


Banyak yang bertanya sebenarnya di AutoCAD itu menggunakan satuan/unit apa sih ?.
Dalam program AutoCAD satuan yang tersedia yaitu Metric atau mm (milimeter) dan Imperial atau inch (inchi).
terus bagaimanan kita bisa membedakan lembar kerja itu mm atau inchi?, jawabanya sangatlah mudah, yaitu disaat pertama kali kita membuat lembar kerja baru pasti memilih template yang berekstensi dwt, lha template dengan nama acadiso.dwt  adalah menggunakan satuan mm dan acad.dwt adalah yang menggunakan satuan imperial atau inchi



untuk mengecek kebenarannya bisa diketik UNITS kemudian enter, maka akan ditampilkan nilai dari Unit yang berlaku pada lembar kerja tersebut, unit ini bukanlah unit yang dipakai dalam satuan gambar, namun hanya sebagai Unit scale Insertion saja, maksudnya apa unit scale insertion, yaitu unit yang digunakan bilamana kita akan melakukan proses Impor Blok atau gambar dengan ukuran Inchi/mm, maka secara otomatis akan menyesuaikan kedalam satuan yang kita setting.

Berarti tidak ada hubungan dengan Skala Cetak donk?
Ya betuk sekali, untuk setting Units lembar kerja tidak berpengaruh terhadap skala cetak, karena itu adalah dua hal yang berbeda.

Terus bagaimana kita menentukan satuan dalam AutoCAD?
untuk menentukan satuan dalam AutoCAD terserah pada kita satuan apa yang hendak digunakan dalam penggambaran, misalnya kita mau menggambar sebuah persegi dengan ukuran aslinya 1 meter x 2 meter maka untuk menentukan satuan penggambaran adalah sebagai berikut :

Satuan meter = kita tulis 1,2
Satuan cm = kita tulis 100,200
Satuan mm = kita tulis 1000,2000

Penulisan satuan haruslah tetap dalam satu gambar kerja, jadi tidak diperbolehkan menggunakan 2 satuan dalam satu penggambaran, meskipun hal tersebut mungkin saja dilakukan tapi secara aturan penggambaran adalah salah.

SKALA di AutoCAD


Mungkin bagi yang baru menggunakan program AutoCAD soal skala mungkin kurang dipahami, jadi perlu diketahui bahwa di AutoCAD tidak ada istilah skala Objek yang ada hanyalah skala cetak atau Plot Scale. Meskipun secara prinsip kedua istilah tersebut adalah sama saja.

Apa itu skala Objek, mungkin teman-teman waktu sekolah dulu pernah menggambar secara manual benda atau objek yang ukurannya lebih besar dari kertas gambar yang digunakan, lha biar objek yang digambar muat di kertas gambar maka objek harus diskala kan, misalnya 1:100 atau 1:50 dst lha itu yang disebut skala objek, jadi objeknya  yang diskala.

Terus yang disebut skala cetak itu apa donk ?
Skala cetak adalah skala yang digunakan supaya nilai hasil dari proses pencetakan/plot sesuai dengan kertas yang digunakan, misalnya kita akan menskala 1:100 dengan objek rectang sebesar 1000 x 2000 pada kertas A4, maka ketika objek di cetak/plot nilai objek 1000 satuan dalam gambar AutoCAD akan dibagi 100 sehingga akan menjadi 10 pada penggaris yang kita gunakan.
Jadi bukan Objek yang digambar di model yang diskala, tapi hasil cetak dari penggambaran objek itu yang diskala. Skala Objek di model nya tetap 1:1 atau dengan kata lain seperti ukuran aslinya.

masih bingung ?, pasti masih tidak mudeng ya?, oke mari kita buktikan biar jelas dan gamblang...

Siapkan :
PC/Laptop yang sudah ada AutoCADnya -Ya Iyalah :)
Printer yang sudah siap dan penggaris untuk mengecek.

Cara 1 = Cetak Skala di Model

misal skala yang dikehendaki adalah 1:10, berarti hasil cetak nanti 1 satuan di gambar akan dibagi dengan 10. (misal 1000 satuan digambar maka akan menjadi 1000:10 = 100 satuan di penggaris)

untuk lebih jelas buatlah objek seperti pda langkah dibawah ini :

Langkah :
- Buat sebuah rectang dengan ukuran 1000 x 2000 (Asumsi kita menggunakan satuan mm)



- Kemudian buat sebuah rectang lagi dengan ukuran 210 x 297 untuk layout kertasnya (Asumsi menggunakan kertas A4)
- Offset layout kertas sebesar 10 kearah dalam, offset ini bertujuan sebagai margin kertasnya.
- langkah selanjutnya Skala-kan Layout kertas A4 sebesar 10 kali (sesuai dengan besarnya skala yang di inginkan).
- cara menskala layout kertas bisa menggunakan perintah Scale dengan faktor 10,  atau teman-teman kalikan nilai kertas dengan skala yang diinginkan, misalnya 210 x 297 kalau mau diskala 1:10 maka harus dikalikan 10 sehingga menjadi 2100 x 2970, kalau mau di skala 1:100 ya harus dikalikan 100 dst.
- setelah proses penskalaan kertas selesai kemudian Masukkan Objek Persegi kedalamnya.


- Langkah selanjutnya yaitu klik kanan pada tab Model dan pilih Page Setup Manager untuk melakukan setting pada halaman cetak.
 


Akan muncul Jendela Page Setup Manager, kemudian pilih Modify


 Akan ditampilkan jendela Page Setup - Model
P1 = Tentukan Printer yang akan dibuat untuk Plotting
P2 = Tentukan Ukuran Kertas yang akan dipakai
P3 = Pilih Window, kemudian pada Klik tombol Window (P4) akan dibawa kedalam jendela kerja model kemudian Klik dari ujung P1 kearah P2 sebagai area cetaknya.
P5 = Klik Center the Plot
P6 = Tentuakan skala yang hendak dipakai
P7 = Tekan Ok untuk melakukan proses pencetakan.
Setelah keluar hasil print out coba cek ukuran dari objeknya apa sudah betul sesuai dengan skala yang kita tentukan. 
untuk contoh diatas, maka hasil cetak objek dengan ukuran 1000 akan menjadi 100 mm (1000:10) bila diukur menggunakan penggaris, dan 2000 akan menjadi 200 mm (2000:10 cm).

bila sudah betul coba untuk menskala kan 1:100, 1:50 atau skala lain nya.

Sabtu, 30 Januari 2016

PERINTAH AUTOCAD


L ===> LINE : Untuk membuat garis

S ===> STRETCH : Untuk memperpanjang/memperpendek object(gambar)

PL ===> PLINE : Untuk membuat garis satuan

C ===> CIRCLE : Untuk membuat lingkaran

EL ===> ELLIPSE : Untuk membuat bulat telur/lingkaran lonjong/oval

F ===> FILLET : Untuk membuat lengkungan dgn di ketahui radiusnya

A ===> ARC : Untuk membuat lengkungan dgn tdk di ketauhui radiusnya/sembarang

CHA ===> CHAMFER : Untuk membuat garis miring antara dua garis horizontal dan vertical

DT ===> DTEXT : Untuk membuat text

TR ===> TRIM : Untuk memotong garis dgn garis Bantu

EX ===> EXTEND : Untuk memperpanjang garis dgn garis Bantu

BR ===> BREAK : Untuk memotong garis dgn tidak beraturan

CO ===> COPY : Untuk memperbanyak gambar

M ===> MOVE : Untuk memindah gambar

MI ===> MIRROR : Untuk membuat cerminan gambar

RO ===> ROTATE : Untuk memutar gambar

AR ===> ARRAY : Untuk membuat jari-jari lingkaran

O ===> OFFSET : Untuk memperbanyak garis dgn di ketahui jaraknya

POL ===> POLYGON : Untuk membuat segi banyak

E ===> ERASE : Untuk menghapus gambar

DIV ===> DIVIDE : Untuk membagi garis dgn beberapa bagian dgn jarak yang sama

ED ===> DDEDIT : Untuk mengubah taxt

DDATTE : Untuk mengubah text atribut

CHANGE : Untuk mengubah text, height text, style text, ltype, layer, dan color atau bisa juga memakai perintah DDMODIFY

DO ===> DONUT : Untuk membuat donat/lingkaran padat/bolong tengah

WBLOCK : Untuk membuat block

INSERT : Untuk memanggil block

EXPLODE : Untuk memecah block atau atribut

DIM : Untuk membuat dimensi

LAYER : Untuk membuat layer

PEDIT : Untuk menebalkan dan menyatukan garis

SOLID : Untuk membuat solid/aksiran padat

HATCH : Untuk membuat aksiran

CLOUD : Untuk membuat cloud/awan

SCALE : Untuk membesarkan/mengecilkan gambar

ZOOM : Untuk membesarkan/mengecilkan tampilan gambar

PAN : Untuk menarik layar

PLOT : Untuk mencitak gambar

UNDO : Untuk membatalkan perintah/command

REDO : Untuk membatalkan undo

SAVE : Untuk menyimpan gambar

OPEN : Untuk membuka gambar

NEW : Untuk membuka autocad baru

Perbedaan koordinat UTM dan GEOGRAFI

Perbedaan koordinat Geografi dan UTM
Sistem koordinat geografi digunakan untuk menunjukkan suatu titik di Bumi berdasarkan garis lintang dan garis bujur.
Garis lintang yaitu garis vertikal yang mengukur sudut antara suatu titik dengan garis katulistiwa. Titik di utara garis katulistiwa dinamakan Lintang Utara sedangkan titik di selatan katulistiwa dinamakan Lintang Selatan.
Garis bujur yaitu horizontal yang mengukur sudut antara suatu titik dengan titik nol di Bumi yaitu Greenwich diLondon Britania Raya yang merupakan titik bujur 0° atau 360° yang diterima secara internasional. Titik di barat bujur 0° dinamakan Bujur Barat sedangkan titik di timur 0° dinamakan Bujur Timur.
Sistem Proyeksi Koordinat UTM (Universal Transverse Mercator) adalah rangkaian proyeksi Transverse Mercator untuk global dimana bumi dibagi menjadi 60 bagian zona.
Setiap zona mencangkup 6 derajat bujur (longitude) dan memiliki meridian tengah tersendiri. Berbeda dengan koordinat geografi yang satuan unitnya adalah derajat, koordinat UTM menggunakan satuan unit meter. Setiap zona memiliki panjang x sebesar 500.000 meter dan panjang y sebesar 10.000.000 meter.
Proyeksi ini menjadi dasar koordinat sistem global yang pada awalnya dikembangkan untuk keperluan militer, namun sekarang sudah dipakai lebih luas.
Sehingga, zona 1 pada koordinat UTM dimulai dari 1800 BB-1740BB, kemudian dilanjutkan dengan zona 2 yang dimulai dari 1740BB-1680 BB, zona 3 dimulai dari 1680 BB-1620 BB, dst sedangkan  untuk batas lintang dibagi berdasarkan nilai 8 derajat.
Untuk Indonesia yang berada pada posisi 900BT - 1440BT dan 110LS - 60LU terbagi ke dalam 9 zona UTM yaitu zona 46 – 54